Cerita hidup

Nama saya kiki monica, saya tinggal bersama kedua orang tua, saya anak ke 2 dari 3 bersaudara.
 Waktu saya sekolah SD saya jarang kumpul sama teman sekelas saya, saya lebih sering ngumpul sama guru-guru yang jaga diperpustakaan. Teman-teman saya biasanya marah kepada saya dan sahabat saya karena saya sering kumpul sama guru-guru yang ada diperpustakaan daripada temen satu kelas saya, ketika saya sudah kelas 6 saya mulai berkumpul dengan teman satu kelas saya, tidak terasa waktu begitu cepat saya baru akrab sama teman satu kelas saya ternyata kita sudah lulus dan kita berpisah.
Setelah itu saya melanjutkan kesekolah SMP didekat rumah saya, saya mulai berkenalan dengan teman baru saya, saya mulai mencoba akrab kepada teman sekelas saya dan saya mempunyai banyak sahabat di smp mereka selalu ada saat saya susah ataupun senang merekalah yang selalu menyemangati ketika saya lemah. Begitu cepat waktu berlalu tak terasa sudah 3 tahun kami menjalaninya bersama dan akhirnya kita berpisah. Kini pun jarang berkumpul seperti dulu lagi karena sibuk dengan urusanya sendiri.
Lalu saya melanjutkan ke SMK. Saya mulai perkenalan dengan teman-teman saya. Awal masuk sih saya tidak punya teman bahkan dari smp saya, tidak ada yang satu sekolah dengan saya, saya seperti orang asing, yang tidak kenal siapa-siapa. Lalu saya berkenalan dengan teman sekelas saya.
Karena sekolahan saya dari rumah saya jauh jadi sama orang tua saya disuruh kos. Kemudian suatu hari ada teman saya sekelas mencari kos-kosan terus saya menawarinya kalau di kos-kosan saya ada tempat dan ternyata dia mau dan dia kos bersama saya, dia orangnya lucu namanya lina dan kamipun kemana-mana selalu bareng, terkadang kalau saya lewat dikantin dengan lina saya sering di bilang anak anak dan induk selalu bareng karena lina anaknya gendut sedangkan saya anaknya kecil. Kamipun tak pernah marah meskipun kami diejek, tapi sudah tak terasa habis ini kita akan berpisah karena sudah 3 tahun kita bersama dan aku berharap lina tidak akan melupakan persahabatan kita ketika dia sudah sukses . Di kelasku memang terkenal kelas yang nakal, yang bandel, yang suka seenaknya sendiri dan sering dimarahi guru. Tetapi kelasku sebenarnya kelas yang solidaritasnya tinggi, tanggung jawab, suka menolong jika salah satu teman dikelas kita ada yang terkena musibah kami selalu membantunya. Tetapi sebentar lagi kami akan berpisah dan aku tak akan melupakan teman-temanku serta kenang-kenangan yang telah kita lalui suka maupun duka bersama satu kelas dan aku berharap teman-temanku tidak akan melupakan aku di waktu mereka sukses nanti, aku selalu berdoa semoga kita lulus dengan nilai yang bagus dan mendapat pekerjaan yang sesuai dan sukses bersama-sama .

Komentar

Postingan Populer